Beranda
Halaman Depan
Tentang SMKN 3
Profil Program Studi
SDM
Arsip Berita
Galeri Photo
Alumni
Buku Tamu

Pencarian
Web Statistik
Anda adalah Pengunjung ke :
505

 Berita Terkini
04.05.2010 - 07:01
Kapan Seharusnya Tes Minat dan Bakat?
JAKARTA, KOMPAS.com - Tes bakat dan minat siswa sebelum memilih jurusan penting dilakukan jika siswa tidak mengetahui potensi yang dimilikinya dan akan diarahkan ke mana kelak masa depannya.
Ketika si anak belum tahu apa yang diinginkan, hobinya apa, minatnya apa, bahkan cita-citanya, tes minat dan bakat itu penting untuk dia.
-- Roslina Verauli

"Apalagi sekarang ini jurusan atau bidang studi di perkuliahan semakin luas sesuai tuntutan zaman dan cenderung menawarkan keahlian yang bukan saja teori melainkan juga praktis. Maka, ketika si anak belum tahu apa yang dia inginkan, hobinya sebetulnya apa, minatnya apa, bahkan cita-citanya, tes minat dan bakat itu penting untuk dia," ujar psikolog anak dari Universitas Indonesia (UI), Roslina Verauli, kepada Kompas.com di Jakarta, Senin (3/6/2010).

Tes minat dan bakat selama ini, ujar Roslina, cenderung mengarah pada tes kecerdasan akademis, yang mengarahkan anak pada pilihan kemampuan akademiknya. Sementara itu, lanjut dia, bidang-bidang studi atau jurusan yang ada sekarang semakin banyak dan berkembang.

"Tes bakat itu akan melihat kemampuan atau potensi kecerdasan umum si anak, berupa kemampuan berpikir logis atau nalar, itu semua akan terukur. Nah, nanti, dari kemampuan penalaran itu bisa diukur lagi, apakah kemampuan nalar si anak itu lebih mengarah ke visual atau abstrak, apakah kelebihannya pada kemampuan matematika atau sosial?" ujar Roslina.

Roslina menambahkan, dari tes minat-bakat itu kemudian juga bisa terukur kemampuan-kemampuan khusus si anak. Semisal, kata dia, ternyata si anak memiliki kelebihan khusus di bidang-bidang yang bersifat administratif atau sebaliknya yang membutuhkan kreatifitas tinggi.

"Nanti akan muncul gambaran profil si anak yang bisa disesuaikan dengan kepribadiannya dan kemudian akan digabungkan kedua-duanya, semisal apakah si anak berkepribadian introvert atau extrovert, apakah si anak lebih suka bekerja sendiri atau lebih senang bekerja dengan orang lain, si anak cenderung menyukai rutinitas atau fleksibilitas. Dari penggabungan-pengabungan potensi umum dan khusus itulah bisa diperkirakan peminatan anak ini akan ke mana," ujar Roslina.

Intinya, ujar dia, setiap orang adalah the right person yang punya potensi unik masing-masing. Hanya, ada yang kemudian menjadi sukses atau tidak sukses.

"Semua keputusan akhirnya akan dikembalikan pada si anak. Sukses itu karena kebetulan dalam perkembangannya si anak berada dalam kondisi yang disebut dengan the right place," ujar Roslina.

Roslina menambahkan, sebetulnya bukan di Indonesia saja ada anggapan bahwa anak merupakan "perpanjangan" dari keberhasilan orang tuanya. Banyak orang tua di luar negeri pun berharap, bahwa kelak, ambisi-ambisi mereka yang belum tercapai bisa terealisasi lewat si anak.

"Untuk itu perlu dipastikan, bahwa si anak bisa mendapatkan the right place. Yaitu tempat di mana si anak dapat berkembang potensinya sesuai bakat dan minatnya. Perlu dicamkan para orang tua, bahwa kecerdasan minat atau bakat belum tentu sama antara mereka dan anaknya, maka, jika dipaksakan, hasilnya bisa ditebak sendiri," timpal Roslina.
 
 Berita Lainnya
29.04.2010 - 10:37
Kongres Guru Indonesia 2010 Akan Digelar
JAKARTA, KOMPAS.com - Sampoerna School of Education (SSE) akan menggelar Kongres Guru Indonesia (KGI) 2010 di Balai Kartini Jakarta, 20-21 Mei mendatang. Para guru dan kepala ...
» selengkapnya
29.04.2010 - 10:35
EVALUASI SOAL UN Mestinya untuk Menguji, Bukan Mengecoh
JAKARTA, KOMPAS.com — Soal-soal ujian nasional perlu dievaluasi secara menyeluruh. Hal ini disebabkan oleh banyaknya siswa yang gagal mendapat nilai minimal untuk pelajaran yang sama. Harus ...
» selengkapnya
30.03.2010 - 13:13
Diklat Maintenace and Repair (MR) Jaringan
Diklat ini sudah dilaksanakan pada 9-12 Maret 2010 di PPPPTK/VEDC Bidang Otomotif dan Elektronika Malang yang diikuti oleh salah seorang guru dari Program Keahlian Teknik Komputer ...
» selengkapnya
06.05.2009 - 12:39
Pelatihan
Selamat bertugas kepada Ibu Yemida. S.Pd yang mengikuti Pelatihan Guru PPKN di Bali, Bapak Nelson. S.Pd untuk pelatihan Pengembangan kompetensi PEDAGOGIK di P4TK Medan ...
» selengkapnya
20.12.2008 - 10:25
Pelatihan
Ibu Kepala Sekolah mengikuti Pelatihan (TOT) Asesor Akreditasi Sekolah Tingkat Nasional dari tanggal 16 s/d 20 Desember 2008 di Cisarua Bogor. Jawa Barat. Pada tanggal 20 ...
» selengkapnya
28.11.2008 - 15:53
Surveillance Audit penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 : 2000
1. Telah dilaksanakan Surveillance Audit penerapan Sistem Manajemen mutu ISO 9001 : 2000 Tanggal 27 - 28 November 2008 oleh auditor lembaga sertifikasi ...
» selengkapnya
20.11.2008 - 14:33
Sertifikasi
Kita bersyukur kepada Tuhan Yang Esa, karena hampir semua peserta sertifikasi SMKN - 3 lulus semua ...
» selengkapnya